SKIN AGING

skinagingAging atau penuaan adalah suatu proses yang pasti akan terjadi pada semua mahluk hidup dan semua ciptaanNya sesuai dengan pertambahan usia. Proses penuaan adalah suatu proses yang tidak bisa dihindari tetapi dapat diperlambat dengan berbagai upaya perawatan medis maupun non-medis. Pada saat ini dengan adanya kemajuan teknologi dan bertambahnya kesadaran akan perawatan diri, apakah itu secara medis, kosmetik, atau pemeliharaan kebugaran fisik maupun non fisik, maka proses ini dapat diperlambat sehingga membuat kita bisa tampak lebih bugar, sehat, muda dan tetap menarik walau dengan bertambahnya usia. Timbulnya tanda-tanda penuaan disebabkan adanya perubahan faktor-faktor kombinasi intrinsik (fisiologis) maupun extrinsik (faktor lingkungan).

 

Gambaran fisik penuaan pada kulit tampak berupa antara lain: 

  • Terjadinya perubahan tekstural kulit seperti timbulnya kerutan-kerutan pada kulit wajah dan badan
  • Terjadinya pembesaran pori-pori kulit pada wajah
  • Kulit jadi menipis, kering dan kasar
  • Terjadinya pelebaran pembuluh-pembuluh darah kecil di muka (telangiektasi) dan timbulnya elastosis solaris
  • Selain itu terjadi perubahan-perubahan pada pigmen kulit seperti hyperpigmentasi (lentigines), bercak-bercak kehitaman tersebar terutama di daerah pipi dan hidung (frekles)
  • Timbul bercak-bercak hitam kemerahan di dada (mottled pigmentasi) dan juga dapat disertai timbulnya bercak-bercak putih di kulit (hypopigmentasi)
  • Selain itu juga dapat terjadi perubahan-perubahan degenerative berupa tumor-tumor jinak kulit seperti keratosis seboroik dan hyperplasia kelenjar lemak.

 

Kulit terbagi atas 3 lapisan yaitu:

  • Epidermis, yang merupakan lapisan paling luar kulit. Epidermis terbagi atas 2 lapisan; lapisan luar berupa lapisan kulit mati (stratum korneum) dan lapisan dalam atau lapisan hidup berupa stratum granulosum, stratum spinosum, dan stratum basale.
  • Dermis, yang merupakan lapisan di bawah epidermis yang terbentuk dari papilla dermis dan lapisan retikular dermis, dimana disini terdapat struktur protein seperti kolagen dan elastin, asam hyaluronic dan protein adhesive.
  • Subcutis, merupakan lapisan di bawah dermis yang mengandung jaringan lemak, kelenjar apokrin dan pembuluh darah.

 

Perbedaan pada kulit muda dan yang mengalami proses penuaan (skin aging) dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Graphic2

 

Pada aging skin tampak terjadinya hyperpigmentasi, penebalan stratum korneum, penipisan sel-sel epidermis, terjadi atrofi lapisan dermal dan atrofi subcutan disertai penurunan jumlah jaringan kolagen dan jaringan elastin.

 

KONDISI YANG DAPAT MEMPERLAMBAT PROSES PENUAAN DINI
Hal-hal yang dapat memperlambat proses penuaan dini yaitu:

  • Lakukan perawatan kulit secara topikal yang tepat dan teratur seperti penggunaan pembersih, moisturizer, topical anti oksidan, dan pelindung matahari.
  • Asupan gizi yang cukup.
  • Minum vitamin-vitamin antioksidan yang dapat membantu memperlambat proses penuaan.
  • Konsultasikan ke dokter untuk diberikan perawatan dan tindakan estetika yang tepat bila dibutuhkan seperti penggunaan peeling kimia, microdermabrasi, botox, filler, dan laser.
  • Olahraga yang teratur.
  • Tidur cukup.
  • Senantiasa berpikiran positif.

 

Beberapa faktor yang harus dihindari dalam mempercepat proses penuaan dini antara lain: faktor stress, kondisi badan yang menderita sakit, asupan gizi kurang baik, paparan sinar matahari dan penggunaan kosmetik yang salah.***

 

oleh: dr. Cankerty KP.Djatmojo, Sp.KK

 

 

 

 

Informasi Terbaru

Dapatkan Info Terbaru

Peta

RS SANTO BORROMEUS

Jl. Ir. H. Djuanda No 100
Bandung, 40132 - Indonesia
T. 022-2552000
T. 022-82558000
F. 022-2504235
Email: sekretariat@rsborromeus.com

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site.Agree
SKIN AGING | Artikel

SKIN AGING

skinagingAging atau penuaan adalah suatu proses yang pasti akan terjadi pada semua mahluk hidup dan semua ciptaanNya sesuai dengan pertambahan usia. Proses penuaan adalah suatu proses yang tidak bisa dihindari tetapi dapat diperlambat dengan berbagai upaya perawatan medis maupun non-medis. Pada saat ini dengan adanya kemajuan teknologi dan bertambahnya kesadaran akan perawatan diri, apakah itu secara medis, kosmetik, atau pemeliharaan kebugaran fisik maupun non fisik, maka proses ini dapat diperlambat sehingga membuat kita bisa tampak lebih bugar, sehat, muda dan tetap menarik walau dengan bertambahnya usia. Timbulnya tanda-tanda penuaan disebabkan adanya perubahan faktor-faktor kombinasi intrinsik (fisiologis) maupun extrinsik (faktor lingkungan).

 

Gambaran fisik penuaan pada kulit tampak berupa antara lain: 

  • Terjadinya perubahan tekstural kulit seperti timbulnya kerutan-kerutan pada kulit wajah dan badan
  • Terjadinya pembesaran pori-pori kulit pada wajah
  • Kulit jadi menipis, kering dan kasar
  • Terjadinya pelebaran pembuluh-pembuluh darah kecil di muka (telangiektasi) dan timbulnya elastosis solaris
  • Selain itu terjadi perubahan-perubahan pada pigmen kulit seperti hyperpigmentasi (lentigines), bercak-bercak kehitaman tersebar terutama di daerah pipi dan hidung (frekles)
  • Timbul bercak-bercak hitam kemerahan di dada (mottled pigmentasi) dan juga dapat disertai timbulnya bercak-bercak putih di kulit (hypopigmentasi)
  • Selain itu juga dapat terjadi perubahan-perubahan degenerative berupa tumor-tumor jinak kulit seperti keratosis seboroik dan hyperplasia kelenjar lemak.

 

Kulit terbagi atas 3 lapisan yaitu:

  • Epidermis, yang merupakan lapisan paling luar kulit. Epidermis terbagi atas 2 lapisan; lapisan luar berupa lapisan kulit mati (stratum korneum) dan lapisan dalam atau lapisan hidup berupa stratum granulosum, stratum spinosum, dan stratum basale.
  • Dermis, yang merupakan lapisan di bawah epidermis yang terbentuk dari papilla dermis dan lapisan retikular dermis, dimana disini terdapat struktur protein seperti kolagen dan elastin, asam hyaluronic dan protein adhesive.
  • Subcutis, merupakan lapisan di bawah dermis yang mengandung jaringan lemak, kelenjar apokrin dan pembuluh darah.

 

Perbedaan pada kulit muda dan yang mengalami proses penuaan (skin aging) dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Graphic2

 

Pada aging skin tampak terjadinya hyperpigmentasi, penebalan stratum korneum, penipisan sel-sel epidermis, terjadi atrofi lapisan dermal dan atrofi subcutan disertai penurunan jumlah jaringan kolagen dan jaringan elastin.

 

KONDISI YANG DAPAT MEMPERLAMBAT PROSES PENUAAN DINI
Hal-hal yang dapat memperlambat proses penuaan dini yaitu:

  • Lakukan perawatan kulit secara topikal yang tepat dan teratur seperti penggunaan pembersih, moisturizer, topical anti oksidan, dan pelindung matahari.
  • Asupan gizi yang cukup.
  • Minum vitamin-vitamin antioksidan yang dapat membantu memperlambat proses penuaan.
  • Konsultasikan ke dokter untuk diberikan perawatan dan tindakan estetika yang tepat bila dibutuhkan seperti penggunaan peeling kimia, microdermabrasi, botox, filler, dan laser.
  • Olahraga yang teratur.
  • Tidur cukup.
  • Senantiasa berpikiran positif.

 

Beberapa faktor yang harus dihindari dalam mempercepat proses penuaan dini antara lain: faktor stress, kondisi badan yang menderita sakit, asupan gizi kurang baik, paparan sinar matahari dan penggunaan kosmetik yang salah.***

 

oleh: dr. Cankerty KP.Djatmojo, Sp.KK

 

 

 

 

Informasi Terbaru

Dapatkan Info Terbaru

Peta

RS SANTO BORROMEUS

Jl. Ir. H. Djuanda No 100
Bandung, 40132 - Indonesia
T. 022-2552000
T. 022-82558000
F. 022-2504235
Email: sekretariat@rsborromeus.com

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site.Agree