Depresi

Depresi adalah gangguan suasana perasaan. Gangguan Depresi lebih dari sekedar kesedihan atau duka cita. Seseorang menderita gangguan depresi bila kesedihan atau kehilangan gairah untuk kegiatan sehari-hari berlanjut selama dua minggu atau lebih disertai  dengan gejala-gejala seperti: mudah menangis, berpikir negatif, pesimis tentang masa depan, cemas, mudah marah,  tidak bersemangat,  berkurang minat terhadap hal yang biasanya dianggap menyenangkan, rendah diri, rasa bersalah yang berlebihan, punya niat ingin bunuh diri, sulit berkonsentrasi, pelupa, perubahan pola tidur (terlalu banyak atau terlalu sedikit), perubahan nafsu makan (terlalu banyak atau terlalu sedikit), penurunan gairah seks. Gangguan mental-emosional ini menyebabkan terganggunya aktivitas hidup sehari-hari, baik dalam pekerjaan atau sekolah maupun  relasi sosial.

Siapapun dapat mengalami Depresi. Gangguan Depresi dapat timbul pada masa anak maupun lanjut usia. Beberapa orang yang menderita depresi terkadang tidak menyadari bahwa ia mengalami depresi dan tidak mengeluh tentang gangguan mood meskipun mereka menarik diri dari keluarga, teman dan aktivitas yang sebelumnya menarik bagi dirinya. Peran anggota keluarga dan teman kerja penting dalam mencari terapi.

Ada berbagai faktor yang menyebabkan depresi antara lain:

  • pengalaman traumatis seperti berkabung, perceraian, kehilangan pekerjaan, masalah keuangan
  • Kepribadian perfeksionis, mudah khawatir, pikiran negatif.
  • Menderita penyakit kronis  seperti kencing manis, penyakit jantung, dst.
  • Penggunaan alkohol dan obat-obatan.

Dalam otak kita terdapat senyawa penghantar (neurotransmitter) yang berperan dalam mengantar pesan-pesan dari dan ke otak. Pada gangguan Depresi  terjadi ketidakseimbangan kimiawi pada otak yaitu kadar neurotransmitter yang rendah terutama norepinefrin dan serotonin.

Manakala gejala-gejala depresi ini telah mempengaruhi sikap, perilaku, perasaan atau pikiran anda sehingga pekerjaan anda menjadi terbengkalai, relasi anda dengan orang lain menjadi terganggu maka itulah saatnya anda harus mencari dokter ahli untuk membantu dalam terapi. Terapi depresi meliputi terapi obat dengan obat antidepresan untuk menyeimbangkan neurotransmitter dalam otak dan psikoterapi untuk mengubah pola pikir negatif. Keluarga juga turut menderita sehingga perlu terapi keluarga.

 

Dalam 2 minggu terakhir, apakah anda mengalami:

  1. Perasaan yang sedih
  2. Kehilangan minat dan kesenangan

Jika jawaban anda “YA” pada salah satu pertanyaan di atas, beri tanda X bila Anda mengalami kondisi di bawah ini

 

Sering merasa sedih atau murung

 

Kehilangan minat akan hal yang dahulu menyenangkan

 

Mengalami gangguan nafsu makan

 

Mengalami gangguan tidur

 

Merasa gelisah, tidak tenang, kesulitan untuk tetap diam

 

Mudah lelah atau kehabisan energi

 

Merasa diri Anda tidak berharga

 

Mengalami kesulitan berpikir atau berkonsentrasi

 

Berkeinginan untuk mati

Jika > 5 pernyataan sesuai dengan kondisi Anda maka Anda mengalami Depresi.

Sumber: American Psychiatric Association. Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder, 4th ed (DSM-IV). Washingtong, DC:APA.2000


Tags
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Latest ArticlesMost Read ArticlesRandom Articles

Kontak Online

No Telephone Penting