Pastoral Care / Asuhan Rohani
Prinsip
Asuhan Rohani merupakan bagian integral pelayanan kesehatan holistik
Pengertian
Asuhan Rohani dimaksudkan sebagai pelayanan pendampingan untuk menghadirkan kerahiman Allah agar dialami manusia, terutama yang menderita, supaya manusia dapat menemukan makna hidupnya yang paling dalam yakni persekutuan dengan Allah, asal dan tujuan hidup, melalui peristiwa hidup sehari-hari, juga dalam penderitaan yang sedang dialami.
Peruntukan
Asuhan Rohani diperuntukan bagi setiap pasien dan atau keluarganya tanpa membedakan suku, agama, bangsa, ras, jenis kelamin, golongan, maupun status sosial. Perbedaan suku,agama, bangsa, ras, jenis kelamin, golongan, maupun status sosial tetap dihormati dan perlu dipahami justru untuk dapat memberikan asuhan sesuai dengan kebutuhan pasien dan atau keluarganya secara lebih tepat.
Pelayanan Konseling dan Pendampingan
Melalui konseling dan pendapingan pasien dibantu untuk dapat memperoleh :
| |
- |
Perhatian ( attention ) |
| |
|
Perhatian diberikan berupa kehadiran, sapaan, senyuman, jabat tangan dan bentuk-bentuk komunikasi terapeutik sederhana lainnya, sebagai tanda tulus, penerimaan dan sentuhan kasih. |
| |
|
|
| |
- |
Dukungan ( sustaining ) |
| |
|
Dukungan psikis, moral dan spiritual diberikan bagi pasien yang oleh karena sakitnya atau faktor lain yang menyebabkan dia sakit sehingga mengalami kepahitan hidup untuk mampu bertahan dalam situasi yang memang sulit untuk disembuhkan. |
| |
|
|
| |
- |
Pendamaian ( reconciling ) |
| |
|
Pendamaian diupayakan bagi pasien yang mengalami hubungan retak dengan dirinya sendiri, sesama, dan Tuhan untuk membangun kembali hubungan yang harmoni. |
| |
|
|
| |
- |
Bimbingan ( guiding ) |
| |
|
Bimbingan diberikan bagi pasien yang mengalami kebingungan dan kegelapan batin untuk dapat mengambil keputusan yang bertanggung jawab, lebih-lebih yang berhubungan dengan pilihan hidup yang mendasar. |
| |
|
|
| |
- |
Penyembuhan Luka Batin ( inner healing ) |
| |
|
Penyembuhan dilakukan bagi pasien yang mengalami luka batin yang menghalangi penghayatan emosionalitas, sosialitas, dan iman untuk menemukan kembali jati dirinya sebagai manusia utuh dan unik. |
| |
|
|
| |
- |
Doa ( praying ) |
| |
|
Doa diberikan kepada pasien yang membutuhkan baik bagi pasien yang meminta untuk didoakan maupun pasien yang oleh karena kondisinya perlu didoakan, Bentuk dan cara doa disesuaikan dengan situasi, kondisi, kepercayaan dan agama pasien. |
[Kembali ke atas]
Pelayanan Sakramental
Sakramen adalah tanda penuh rahmat kehadiran Allah. Bagi pasien yang beragama katolik dan simpatisan dapat diberikan :
- Sakramen Permandian Darurat.
- Sakremen Tobat/Pengakuan Dosa
- Sakramen Komuni Kudus
- Sakramen Pengurapan Orang Sakit
- Misa Kudus Pasien
Pasien sebagai subyek
Asuhan Rohani diarahkan agar penderita secara aktif dapat mengembangkan sikap yang tepat terhadap diri, sakit, penderitaan dan masa depannya dalam keabadian. Pasien dibantu dalam menjalani dan mendaur ualng tahap-tahap emosional dan kognitif yang menghambat yakni penyangkalan ( denial ), marah ( anger ), tawar menawar ( bargaining ) dan depresi (depressive ) untuk sampai pada tahap penerimaan diri, sikap pasrah dan berserah kepada Yang Maha Kuasa.
Pasien Terminal
Bagi Pasien terminal, yang tidak ada harapan sembuh, dan mendekati ajal, secara lebih intensif diberikan asuhan rohani dan religius sesuai dengan iman kepercayaannya agar dapat menghayati kematian dengan tenang dan manusiawi serta dapat menghadap Tuhan dengan damai.
Tata Laksana
- Diupayakan bahwa setiap pasien rawat inap memperoleh kunjungan petugas Asuhan Rohani sebagai tanda perhatian dan dukungan
- Bagi pasien rawat inap, rawat jalan, dan atau keluargannya yang memerlukan bantuan Asuhan Rohani dapat menghubungi :
| 1. Kepala Bagian Kerawatan di mana pasien dirawat |
| 2. Unit Asuhan Rohani |
| RS. Santo Borromeus |
| Jln. Ir. H. Juanda 100 Bandung 40132 |
| Telp. 022-2552014 |  |