
antung dan Hati, Dua Organ Vital, Satu Komitmen untuk Hidup Lebih Sehat
Memperingati Hari Jantung Sedunia, 29 September & Hari Hati Sedunia, 30 September
Ada dua organ yang hampir tidak pernah kita pikirkan ketika tubuh terasa sehat: jantung dan hati.
Jantung terus berdetak, mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Hati terus bekerja mengolah zat gizi, membantu proses pencernaan, menyimpan energi, dan memproses berbagai zat yang masuk ke dalam tubuh.
Keduanya bekerja tanpa banyak “mengeluh”. Karena itu, kita sering baru menyadari betapa pentingnya jantung dan hati ketika gangguan kesehatan mulai muncul.
Momentum Hari Jantung Sedunia pada 29 September dan Hari Hati Sedunia pada 30 September menjadi kesempatan untuk berhenti sejenak dan bertanya:
Sudahkah kita memberikan perhatian yang cukup kepada jantung dan hati kita?
Menjaga kedua organ ini bukan hanya tentang mengobati penyakit. Lebih dari itu, menjaga jantung dan hati adalah bagian dari upaya membangun kehidupan yang lebih sehat sejak sekarang.
❤️ Jantung: Berdetak Tanpa Henti untuk Kehidupan
Jantung adalah organ yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Melalui aliran darah, oksigen dan berbagai zat yang dibutuhkan tubuh dapat mencapai sel-sel tubuh.
Bayangkan sebuah pompa yang bekerja setiap saat—ketika kita beraktivitas, beristirahat, bahkan ketika kita sedang tidur.
Namun, kesehatan jantung dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Tekanan darah tinggi, kadar kolesterol yang tidak sehat, diabetes, merokok, kurang aktivitas fisik, berat badan berlebih, pola makan yang kurang sehat, serta faktor genetik dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
Jangan abaikan tanda-tandanya
Gangguan jantung tidak selalu muncul dengan gejala yang sama. Beberapa keluhan yang perlu diperhatikan antara lain:
- Nyeri atau rasa tidak nyaman di dada.
- Sesak napas.
- Mudah lelah.
- Jantung berdebar atau berdetak tidak teratur.
- Pusing atau merasa hampir pingsan.
- Pembengkakan pada kaki atau pergelangan kaki.
Nyeri atau tekanan di dada yang berat atau menetap, terutama jika disertai sesak napas, keringat dingin, mual, atau nyeri yang menjalar ke lengan, punggung, leher, atau rahang, membutuhkan pertolongan medis segera.
Jangan menunggu gejala menjadi berat untuk mulai peduli pada kesehatan jantung.
💚 Hati: Organ Multifungsi yang Bekerja dalam Diam
Jika jantung dapat diibaratkan sebagai pompa utama tubuh, hati adalah salah satu pusat pengolahan yang memiliki begitu banyak tugas.
Hati membantu mengolah zat gizi dari makanan, menghasilkan empedu untuk membantu pencernaan lemak, menyimpan cadangan energi, serta memproses berbagai zat yang masuk ke dalam tubuh, termasuk obat-obatan tertentu.
Yang membuat kesehatan hati perlu mendapat perhatian adalah kenyataan bahwa gangguan hati dapat berkembang tanpa menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal.
Seseorang bisa saja merasa sehat dalam kesehariannya, sementara fungsi hati mulai mengalami gangguan.
Apa saja yang dapat mengganggu kesehatan hati?
Berbagai kondisi dapat memengaruhi hati, antara lain infeksi virus hepatitis, penumpukan lemak di hati, konsumsi alkohol berlebihan, obesitas, diabetes, serta penggunaan obat, jamu, atau suplemen tertentu secara tidak tepat.
Karena itu, menjaga hati tidak hanya berarti menghindari alkohol. Pola makan, berat badan, aktivitas fisik, kesehatan metabolik, serta penggunaan obat dan suplemen secara bijak juga perlu diperhatikan.
Kenali tanda yang perlu diperiksa
Beberapa tanda yang dapat berkaitan dengan gangguan hati antara lain:
- Mudah lelah.
- Mual atau nafsu makan menurun.
- Rasa tidak nyaman di bagian kanan atas perut.
- Kulit dan bagian putih mata menguning.
- Urine berwarna lebih gelap.
- Perut atau kaki mengalami pembengkakan.
- Mudah mengalami memar atau perdarahan.
Gejala tersebut tidak selalu menunjukkan penyakit hati karena dapat disebabkan oleh berbagai kondisi lain. Jika mengalami keluhan yang menetap atau mengkhawatirkan, pemeriksaan oleh tenaga kesehatan diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.
❤️💚 Jantung dan Hati: Berbeda Fungsi, Saling Berkaitan
Jantung dan hati memiliki fungsi yang berbeda, tetapi keduanya tidak bekerja secara terpisah.
Jantung memastikan darah mengalir ke seluruh tubuh, sedangkan hati mengolah berbagai zat yang dibawa oleh darah. Gangguan pada sistem peredaran darah dapat memengaruhi fungsi hati, sementara penyakit hati tertentu juga dapat berkaitan dengan gangguan pada sistem kardiovaskular.
Inilah mengapa kesehatan jantung dan hati sebaiknya dipandang sebagai bagian dari kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Ketika kita menjaga pola makan, berat badan, kadar gula darah, tekanan darah, aktivitas fisik, dan kebiasaan sehari-hari, sebenarnya kita sedang memberikan perlindungan kepada lebih dari satu organ sekaligus.
5 Langkah Sederhana untuk Menjaga Jantung dan Hati
Menjaga kesehatan tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Justru, kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan.
- Bergerak lebih aktif
Lakukan aktivitas fisik secara rutin sesuai kemampuan dan kondisi kesehatan.
Berjalan kaki, bersepeda, berenang, atau melakukan aktivitas fisik lainnya dapat menjadi pilihan. Kurangi kebiasaan duduk terlalu lama dan manfaatkan kesempatan untuk lebih banyak bergerak dalam aktivitas sehari-hari.
- Pilih makanan yang lebih sehat
Perbanyak sayur, buah, biji-bijian utuh, dan sumber protein yang sehat.
Batasi makanan yang tinggi garam, gula tambahan, lemak jenuh, serta makanan ultra-proses.
Tidak perlu menunggu sampai “diet sempurna”. Mulailah dengan satu perubahan sederhana dan pertahankan secara konsisten.
- Hindari rokok
Merokok dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan berbagai masalah kesehatan lainnya.
Jika Anda merokok, berhenti merupakan salah satu keputusan terbaik untuk kesehatan jangka panjang. Jangan ragu meminta bantuan tenaga kesehatan apabila mengalami kesulitan untuk berhenti.
- Bijak menggunakan obat, jamu, dan suplemen
Tidak semua produk yang berlabel “alami” otomatis aman bagi hati.
Penggunaan obat, jamu, atau suplemen tertentu secara berlebihan atau tidak sesuai aturan dapat menimbulkan risiko kesehatan.
Gunakan obat sesuai petunjuk dan konsultasikan dengan dokter atau apoteker sebelum mengonsumsi produk tertentu secara rutin, terutama jika Anda memiliki penyakit atau sedang menggunakan obat lain.
- Kenali kondisi kesehatan Anda
Jangan hanya menunggu tubuh memberikan tanda.
Pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, berat badan, dan pemeriksaan lain sesuai usia serta faktor risiko dapat membantu mendeteksi masalah kesehatan lebih awal.
Kenali angka kesehatan Anda. Kenali risiko Anda. Dan ambil langkah sebelum terlambat.
Sehat Hari Ini, untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Pencegahan dimulai ketika kita masih merasa sehat.
Mulailah dari hal sederhana:
lebih aktif bergerak, memilih makanan dengan lebih bijak, tidak merokok, menjaga berat badan, menggunakan obat secara tepat, dan melakukan pemeriksaan kesehatan sesuai kebutuhan.
Karena jantung yang sehat membantu kita tetap aktif menjalani kehidupan.
Hati yang sehat membantu tubuh menjalankan begitu banyak fungsi penting.
Dan tubuh yang sehat memberi kita kesempatan untuk menikmati lebih banyak momen bersama orang-orang yang kita cintai.
❤️💚 Jaga Jantungnya. Rawat Hatinya. Sehat Bersama
Materi oleh : PKRS RS Santo Borromeus


